Tampilkan postingan dengan label Maluku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maluku. Tampilkan semua postingan

17.5.18

Makanan Lokal Ternate, Surganya Rempah Indonesia

Sembari mengingat-ingat semua makanan yang masuk mulut waktu itu... HUEE kan jadi ngiler :(

Satu post yang terlewat lumayan lama karena memang bingung harus memulai dari mana saking banyaknya makanan yang saya coba di Ternate. Sebagai pusat rempah-rempah pada jaman kolonial  sehingga makanan olahan disini menurut saya memang kontras sama makanan yang biasa saya makan di Jawa, disini kaya akan rempah sekali.

Kondisi geografis kota sejarah ini juga sangat mempengaruhi apa yang diolah menjadi masakan, cari ayam disini susah banget dan mahal luar biasa. Sebaliknya, ikan dan hal-hal per-seafood-an lain melimpah ruah, jadi lauk pauk didominasi ikan-ikanan. Yum!

Begitu sampai di Ternate makanan pertama yang saya coba itu kudapan-kudapan lokal aliasnya jajanan pasar. Ada tiga macem yang disajikan yaitu palampa, pisang choe, dan pia ternate. Palampa sendiri ternyata adalah lemper tapi versi lebih pipih serta ada isian ikan, bedanya kalau di jawa kan tebal dan berisi ayam gitu hehe. Lalu pisang choe sendiri semacam bolu dengan dominasi rasa pisang, enak pokoknya agak ada rasa-rasa tape nya juga. Yang paling faforit  dan setiap sarapan  wajib diambil duluan diantara ketiganya ya si palampa itu.

Pisang choe ft palampa ft bakpia 

26.2.18

Danau di Kaki Gunung Gamalama

Ternyata selain kaya akan wisata bahari Ternate juga punya ranu lho! Berjarak kurang lebih sepuluh kilometer dari pusat kota, Danau Tolire hanya bisa dijamah dengan kendaraan pribadi atau sewa karena belum ada transportasi umum yang disediakan pemerintahan setempat. Menuju tempat ini juga satu jalur dengan wisata Batu Angus jadi temen-temen yang berniatan ke Tolire bisa sekalian mengunjungi Batu Angus.

Danau ini penuh dengan legenda, konon Tolire terbentuk karena kepala desa yang menghamili anaknya sendiri sehingga sang penguasa alam murka dan menenggelamkan desa menjadi danau. Versi science nya danau ini terbentuk karena letusan Gunung Gamalama di masa silam. Oh iya, btw sebenarnya rangkaian kawasan ini ada Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil cuman waktu itu saya hanya berkunjung ke Tolire Besar.


10.2.18

One Day in : Tidore

Sayang banget dong kalo sudah ke Ternate tapi nggak ke Tidore?


That's the point !

Meskipun sebenarnya banyak banget pulau-pulau eksotis di sekitar Ternate, tapi jangan sampai ga ke Tidore karena mereka berdua ini memang sudah soulmate huehe. Menuju ke Tidore bisa pakai kapal apa aja karena setiap waktu ada akses kapal ke sana, durasi nya sekitar 30-45 menit an lah. Setelah melewati Pulau Maitara barulah kita sampai di Pulau Tidore.

Luas Tidore cuma 48 km, untuk berkeliling pulau ini butuh waktu satu setengah jam saja! Selain itu memang Tidore lebih bersih daripada Ternte, bahkan pernah menyabet pengharaan kota kecil terbesih sampai delapan kali.

Jadi dengan waktu satu hari tempat apa aja yang bisa dijamah ?

Kedaton Ternate yang tak Bersultan

Sengaja mancing pakai laut-laut sebagai prolog kisah-kisah di Ternate biar netizen tau dulu kondisi geografisnya #halah. Salah satu yang paling saya suka ketika menjelajah suatu kawasan adalah menyelami budayanya, karena hal ini bakal bikin saya semakin kaya secara lahir maupun batin bukan secara materi. Saya bisa research langsung dan menikmatinya dengan mata kepala sendiri.

Terlepas dari laut-laut Ternate di postingan kemarin, kali ini saya bakal bagi heritage-nya yang jelas sangat kontras dengan heritage Jawa.

Kedaton Ternate sendiri merupakan peninggalan kerajaan islam pada abad penjajahan dulu, tau sendiri kan Ternate-Tidore tidak asing di telinga kita karena sejak sekolah dasar (SD) kita sudah dijejali sejarah kemerdekaan Indonesia. Kayanya bumi Maluku Utara ini akan rempah-rempah menjadi salah satu pintu masuk kolonel dan kawan-kawan penjajah lainnya lewat jalur laut Filipina. Selain itu Ternate-Tidore juga salah satu tempat tersebar pesatnya agama islam di Maluku, maka dari itu timbulah kerajaan Ternate dan Tidore guna meluluhlantakkan Portugis.


Nah, terus kenapa dinamakan kedaton? Apa bahasa "sana" nya keraton atau ada arti tersendiri?

18.1.18

Keberagaman Pantai Ternate

Iyey! Akhirnya ada waktu untuk melanjutkan perjalanan panjang selama libur tiga bulanan kemarin. Liburnya 3 bulanan yang lalu dipostnya libur sebulanan sekarang hehe. Setelah kisah main-main ke Makassar kemarin saya melanjutkan perjalanan ke Ternate untuk mengikuti serangkaian acara Jambore Fotografi Mahasiswa Indonesia (JFMI) ke X di Ternate, Maluku Utara. Jadi sebenernya Ternate sendiri adalah pulau yang kecil. Kata mas-mas panitia (aduh lupa namanya) yang jemput saya dari bandara, luas mengelilingi Ternate cuma sekitar satu setengah jam aja. Wew.

"Sesaat lagi pesawat akan mendarat di Bandara Sultan Baabullah Ternate..."