Long short story, akhir Januari sampai awal Februari kemarin saya habis melakukan perjalanan dalam rangka pengabdian masyarakat di Kabupaten Raja Ampat yang dinaungi oleh organisasi non profit YOUCAN. Menuju ke Kabupaten Raja Ampat kita melakukan perjalanan via laut dengan durasi kurang lebih 4-5 hari.
Kali ini saya akan mengulas dan mengupas tuntas fasilitas Kapal Labobar dan Kapal Ciremai serta menjabarkan plus minus dari keduanya.
Kapal yang kita gunakan di keberangkatan dengan menggunakan KM Ciremai yang berangkat dari Surabaya dan turun di Sorong dengan rute Surabaya - Makassar - Bau Bau - Sorong (tujuan akhir KM Ciremai ini sampai Jayapura ya. Oya. Harganya kurang lebih 700 ribu). Durasi perjalanan empat hari dan ga akan pernah terbayangkan kalau saya sanggup, haha! Sebelumnya sudah sempat 'nyicip' naik kapal dari Lombok ke Surabaya kurang lebih 20 jam an, dan aman-aman saja karena fasilitas memadai dan ga ruame. Sedangkan KM Ciremai ini belum keluar dari ruang tunggu aja udah berdesakan rebutan biar dapat tempat, dan terang aja, emang bener-bener kita ber 70 ini ga dapat tempat kalo ga pake porter. Nomor kasur yang ada di tiket kita itu ga berlaku alias emang harus dulu-duluan cari tempat. Kurang lebih ini kondisi hari pertama kita :
| Barang pribadi dan barang donasi dan jemuran dadakan dan dan dan.... |


